Mulai sekarang, kami Elev8

Kami bukan sekadar broker. Kami adalah ekosistem trading all-in-one—semua yang Anda butuhkan untuk menganalisis, trading, dan berkembang ada di satu tempat. Siap untuk meningkatkan trading Anda?

NZD/USD: Bear Tanpa Henti Pada Berita Kebocoran Pemotongan Suku Bunga RBNZ

FXStreet - NZD/USD memperpanjang pelemahan ke hari kedua Kamis ini karena bear mempertahankan kontrol di tengah berita RBNZ dan harga minyak yang lebih rendah.

NZD/USD uji SMA 200-jam di 0,6840

Saat ini, pasangan NZD/USD merosot 0,85% ke 0,6860, sedikit pulih dari terendah baru sesi yang dicapai di 0,6838 di jam terakhir. Kiwi menyelam lebih dalam sesi ini setelah penyelidikan RBNZ mengkonfirmasi kebocoran suku bunga Maret oleh media. Namun, penurunan dibatasi setelah RBNZ mengatakan; "tidak ada bukti bahwa kebocoran OCR memunculkan dampak pada pasar keuangan."

Namun, pelemahan NZD/USD terus bertahan ketika pasar mencerna berita RBNZ, sementara harga minyak jatuh di balik meningkatnya stok minyak mentah AS, juga membebani Kiwi yang terkait sumberdaya. Selanjutnya, penguatan dolar AS berbasis luas juga menambah tekanan bearish pada harga, dengan indeks USD naik +0,16% di sekitar 95.

Berikutnya adalah data IHK dan klaim pengangguran AS menjelang rilis data ekonomi China yang akan dirilis pada hari Jumat.

Level NZD/USD yang dipertimbangkan

Untuk sisi atas, resisten berikutnya berada di 0,6906/09 (SMA 50 & 20-jam), di atasnya bisa memperpanjang kenaikan ke 0,6944/50 (R1 harian). Untuk sisi bawahnya support terdekat mungkin berada di 0,6840/38 (SMA 200-jam/terendah harian) dan dari sana ke 0,6800 (angka bulat).

[Lihat Posisi Perdagangan Kontributor]

Penyelidikan RBNZ Tegaskan Kebocoran Penurunan Suku Bunga Maret

RBNZ mengkonfirmasi Kamis ini bahwa keputusan suku bunga Maret bocor. Bank sentral melakukan penyelidikan bulan lalu pada tuduhan bahwa pemotongan suku bunga pada 10 Maret bocor menjelang rilis resminya.
Baca selengkapnya Previous

Nikkei Dorong Asia Naik Lebih Tinggi Karena Yen Terus Menurun

Sentimen risiko di pasar Asia semakin intensif Kamis ini, setelah penutupan kuat Wall Street semalam dan harga logam dasar naik lebih tinggi. Sementara pelonggaran tak terduga bank sentral Singapura juga memberikan dorongan baru untuk pasar.
Baca selengkapnya Next